Mewarnai Jadi Terapi Saat Pandemi Covid-19, Lalui 3 Tahap Menenangkan Pikiran

Begitu banyak kabar duka, sakit, dan serba kesulitan di masa pandemi Covid-19. Ada kalanya seseorang tidak siap menghadapi itu dan menjadi gundah. Pikiran diliputi oleh perasaan khawatir dan ketakutan. Jika dibiarkan berlarut, tak menutup kemungkinan orang itu akan merasa depresi.

Sebelum itu terjadi, lakukan berbagai hal yang mampu merelaksasi diri. Ada yang memilih ‘puasa’ media sosial, membatasi interaksi, menonton film, mendengarkan musik, olahraga, meditasi, dan melukis. Selain berbagai aktivitas tadi, mengutip The Creative Research Journal, kegiatan mewarnai juga mampu membuat tubuh lebih rileks.

Peneliti dari Hobart dan William Smith Colleges menyatakan mewarnai dapat menurunkan gejala depresi sekaligus alat bantu yang efektif, murah, dan mudah diakses. “Mewarnai selama 20 menit dapat meningkatkan mood, mengurangi stres, dan membuat tubuh lebih santai,” demikian pernyataan para peneliti dalam jurnal.

Mewarnai juga bermanfaat untuk meningkatkan fungsi kognitif, meningkatkan kemampuan untuk fokus dan mengembangkan ide-ide orisinal untuk memecahkan masalah. Berikut beberapa tahapan saat mewarnai yang dapat menuntun masuk ke fase relaksasi:

Lalu dengan apa kamu akan mewarnai. Apakah menggunakan pensil warna, krayon, cat. Kamu bisa menggabungkan beberapa warna untuk menciptakan satu rona yang unik. Tarik napas setiap akan mulai mewarnai dan beri perhatian pada setiap goresan.

Rasa ingin membuat gambar yang sempurna atau perfeksionis ini justru akan membuatmu terbelenggu. Jangan khawatir akan hasil, yang penting kamu menikmati prosesnya. Dan usahakan, jangan sampai waktu mewarnai ini terdistraksi oleh kegiatan lain.

NATHASYA ESTRELLA | THE GOOD TRADE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Kata Sujiwo Tejo, Angga Sasongko, Ernest Prakasa Soal Perubahan Statuta UI
Next post Ekonom Christianto Wibisono Tutup Usia, Boediono: Rest in Peace